TATA IBADAH MINGGU 7 OKTOBER 2018


TATA IBADAH GT – cab.Keb. malang raya
HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA
&
HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA
 (Berdasarkan Liturgi Gereja Kristen Jawa, Stola Putih)
Minggu, 7 Oktober 2018
 

Persiapan:........
LITURGI PEMBUKA
PL: Salam Sejahtera dalam Kasih Yesus Kristus! Gereja-gereja di seluruh dunia setiap minggu pertama bulan Oktober melakukan Perjamuan Kudus bersama-sama, untuk mengingatkan kembali tentang hakekat hidup beriman dalam Yesus Kristus. Ia telah mati disalibkan untuk menebus dosa-dosa kita. Karena itu, kita harus mewartakan kepada orang lain, agar dunia percaya bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Juruselamat Dunia. Di Indonesia dilaksanakan Hari Perjamuan Kudus se-Dunia bersamaan dengan Hari Pekabaran Injil Indonesia. Pada kebaktian HPII dan HPKD tahun ini, dalam semua ibadah gereja-gereja yang ada di Indonesia, akan digunakan Liturgi yang sama yakni Liturgi Gereja Kristen Jawa sebagai wujud semangat ekumene. Tema kita dalam ibadah ini adalah “Penebusan Allah Yang Mempersatukan”
Prosesi:  Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang
Menyanyikan:  “Mulia Nama-Nya” (PKJ 2:1&2)
Mulia, mulia namaNya, bagi Yesus kemuliaan, puji, sembah!
Mulia, kekuasaanNya, memb’ri berkat bagi jemaat, Bersyukurlah!
             Pujilah, tinggikanlah Rajamu Yesus, dialah selamanya Sang Raja benar
             Mulia, mulia namaNya!, Sang Penebus, Mahakudus, Mahabesar.
Kata Pembuka
PF    :Hari ini, bersama gereja-gereja di dunia, kita mengadakan Hari Perjamuan Kudus se-Dunia, sebagai ungkapan pengakuan bahwa sesungguhnya gereja-gereja di dunia adalah satu tubuh di dalam Kristus. Juga bersama gereja-gereja di Indonesia, kita diingatkan kembali akan tugas untuk mengabarkan Injil, melalui Hari Pekabaran Injil Indonesia. Dengan kedua peringatan tersebut, patutlah kita memuliakan nama Tuhan, sebab Ia telah menciptakan keragaman: manusia, hewan, dan tumbuhan yang Ia berkati untuk hidup bersama, dalam alam semesta yang satu. Dalam keragaman gereja- gereja di Indonesia maupun di dunia, kita adalah satu tubuh dalam Kristus, yang memuliakan Dia, Sang Pencipta.

Votum
PF    :Ibadah Minggu ini berlangsung dengan pengakuan bahwa pertolongan kita adalah di dalam nama Tuhan yang menciptakan langit dan bumi.
U     : Menyanyi: PKJ 292
J5j 6 | 3  j2j 3| 1   j2j 3 | j1j 2 j1j t | y .+ 
A     -   min    A    -   min      A       -          -                  min 
Salam
P       : Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara.
U      : Dan menyertai saudara.
Nyanyian:  ”Hai Mari Sembah (KJ 4 : 1-3)
Hai mari sembah Yang Maha besar, Nyanyian syukur dengan bergemar.
Perisai umatNya, Yang Maha esa, Mulia namaNya, takhtaNya megah
Hai masyhurkanlah keagunganNya; cahaya terang itu jubahNya.
Gemuruh suaraNya di awan kelam;Berjalanlah Dia di badai kencang.
Buana penuh mujizat ajaib, ya Khalik, Engkau membuatnya baik.
Engkau memisahkan daratan & laut, dgn kuasa firman: besarlah Engkau!
Doa Pengakuan Dosa   (Duduk)
PF    : (memimpin doa pengakuan dosa)
U      : Nyanyian Tuhan, Kami Berlumuran Dosa” (PKJ 43)
Tuhan, kami berlumuran dosa, Tuhan, sudilah ampuni kami.
      Tuhan, harta kami musnah sudah. Tuhan, hati masih milik kami.
Tuhan, sudi ampuni mereka. Tuhan, Kau yang tahu perbuatannya.
      Tuhan, kami berlumuran dosa. Tuhan, sudilah ampuni kami.
Berita Anugerah       (Berdiri)
PF    :MembacaKarena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.    (1 Korintus 12:12-13)
                     Demikianlah berita anugerah dari Allah.
         U      : Syukur kepada Allah.
Nyanyian Bagimu Damai Sejahtra KMM 163)  
(Dinyanyikan berulang kali sambil bersalam-salaman)
Bagimu damai sejaht’ra,  bagimu damai sejaht’ra,
bagimu damai sejaht’ra,  bagimu damai, damai, dan  sejaht’ra.
LITURGI SABDA
Doa Mohon Penerangan Roh Kudus  (Duduk)
         PF        :  (Memimpin  doa) Diakhiri : “ … dalam  Kristus,  Firman  yang  telah menjadi Manusia, kami berdoa)
         P+U   :  Amin.
Pembacaan Alkitab
Bacaan I                : Kejadian 2:18-24
L1                                             : Demikianlah Sabda Tuhan
U                                               : Puji syukur kepada Allah.
PL1                                          : Membaca Mazmur 8
Bacaan II              : Ibrani 2:5-12 (BU)
L2                                             : Demikianlah SabdaTuhan
U                                               : Puji syukur kepada Allah.
Bacaan III            : Markus 10:2-16      (Berdiri)
PF                             :Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah   mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya. Haleluya!
U                     :Menyanyikan Haleluya” KJ 473a
                   jtj t | y t’j1j 1 | 2 1 ’ j4j 4 | jz3xj xk2xk x1x c2 | 1.+
                   Hale  -    lu-ya, hale  -   lu - ya,     hale   -  lu         -             ya.
Khotbah:  “PENEBUSAN ALLAH YANG MEMPERSATUKAN”                       
        (Kadila’bakan Diomai Puang Matua Mepasangkutu’ Banne)
Nyanyian Siapa Yang Berpegang NKB 116
Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan  dan setia mematuhinya,
hidupnya mulia dalam cah'ya baka  bersekutu dengan Tuhannya.               
Ref: Percayalah dan pegang sabdaNya:
        hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!
Bayang-bayang gelap 'kan dihapus lenyap, oleh sinar senyum wajahNya;
Rasa takut & syakkan menghilang cepat di yg berpegang padaNya
Pengakuan Iman Rasuli       (Berdiri)
Doa Syafaat                                (Duduk)
PF          : (Memimpin doa diakhiri dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...)
U             :  Kabulkanlah permohonan kami. Amin.
Warta Jemaat
LITURGI SYUKUR
Persembahan
PF    :Ayat Pengantar: Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.  Mazmur 89:2-3
U      : Nyanyian    Ucap Syukur Pada Tuhan” (PKJ 149:1-3)
Ucap syukur pada Tuhan, kar’na kita dis’lamatkan olehNya.
Senandungkan lagu baru, senandungkan lagu baru bagiNya.
Nyanyikanlah dengan riang, kar’na kasih setia Tuhan, nyanyilah.
Senandungkan lagu baru, senandungkan lagu baru bagiNya.
     Pengumpulan persembahan (diiringi instrumentalia)
           Ayat 3 Umat Berdiri
Muliakan nama Tuhan, kar’na kuasanya abadi, muliakan.
Senandungkan lagu baru, senandungkan lagu baru bagiNya.
Doa Persembahan:
Syukur pada-Mu, ya Allah, yang telah memberkati kami dalam kehidupan ini. Kiranya Engkau berkenan atas persembahan yang kami bawa kepada-Mu. Berikanlah kami kerelaan untuk mau berkorban membagi kasih kepada sesama dengan memberi diri sebagai saluran berkat-Mu. Berikan kami hati yang bersih dan pikiran yang jernih dalam mengelola dan menggunakan persembahan ini

Sakramen Perjamuan          (Duduk) 
Pembacaan Formulir/Pertelaan Sakramen Perjamuan
PF    : Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus,  Sebagaimana telah diwartakan dalam Warta Gereja pada kebaktian hari Minggu yang lalu, bahwa dalam kebaktian ini kita akan menerima Sakramen Perjamuan, sebagai alat untuk memelihara iman. Pelayanan Sakramen Perjamuan didasarkan pada perjamuan malam menjelang Tuhan Yesus disalib. Dalam perjamuan malam itu Tuhan Yesus mengambil roti, memecah-mecahnya dan memberikannya kepada para murid dan kata-Nya:  Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu. Terimalah dan makanlah ini sebagai peringatan akan Aku. Sesudah itu Tuhan Yesus mengambil cawan minuman, mengucap syukur, kemudian memberikan cawan itu kepada para murid dan berkata: “Minumlah kamu semua dari cawan ini, sebab inilah darah -Ku, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
          Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Sebagai alat untuk memelihara iman, sakramen perjamuan menunjuk pada tiga hal:
1.       Roti  dan  Anggur  sebagai  lambang  tubuh  dan  darah  Tuhan  Yesus menunjukkan bahwa penyaliban dan kematian Tuhan Yesus adalah dasar penyelamatan bagi manusia.
2.       Melalui bentuk makan bersama menunjukkan bahwa orang-orang percaya merupakan sebuah keluarga Allah.
3.       Sakramen  Perjamuan  mengarah  ke  perjamuan  yang  sempurna  di sorga sebagai kesempurnaan keselamatan.
          Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Sebelum kita menerima Sakramen Perjamuan ini marilah kita sekali lagi menguji diri dengan bertanya kepada diri kita masing-masing sebagai berikut :
1.       Apakah  kita  masing-masing  menyadari  dan  mengakui  bahwa  kita berada dalam kondisi tidak selamat dan dengan kekuatan serta usaha sendiri, tidak mampu melepaskan diri dari kondisi tersebut, sehingga membutuhkan Juru Selamat yang berkuasa melepaskannya?
2.       Apakah kita masing-masing meyakini bahwa berdasarkan kasih-Nya, Allah telah menyelamatkan manusia di dalam kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus?
3.       Apakah kita masing-masing menyerahkan dan menggantungkan diri sepenuhnya kepada pertolongan Allah dalam Yesus Kristus demi kelepasan dari kondisi tidak selamat?
4.       Apakah  kita  masing-masing  bersungguh-sungguh  untuk  menjalani hidup penuh syukur atas anugerah penyelamatan Allah dengan setia mengikuti kehendakNya?
          Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, marilah kita berdoa seperti Tuhan Yesus telah mengajar kita berdoa: (Doa Bapa Kami.
-        Pendeta turun dari mimbar menuju meja perjamuan
Pelayanan Sakramen Perjamuan
                Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Roti dan anggur ini adalah lambang tubuh dan darah Tuhan Yesus Kristus yang dikorbankan untuk mendatangkan keselamatan. Sebelum kita menerima roti dan anggur dalam Sakramen Perjamuan ini, marilah kita hening sejenak untuk mengingat Tuhan Yesus dalam kemuliaan-Nya di sorga dan memastikan bahwa kehidupan iman kita senantiasa dipelihara dan disegarkanNya seperti roti dan anggur yang dapat menyegarkan tubuh kita.
Pelayanan roti perjamuan
                Roti Roti yang dipecah-pecahkan ini adalah lambang tubuh Tuhan Yesus Kristus. Terimalah dengan penuh percaya. Bagikanlah! (roti dibagikan diiringi musik instrument) (KJ 372 “Inginkah kau ikut Tuhan”)
Bahwa tubuh Tuhan Yesus Kristus telah dikorbankan demi keselamatan kita, sehingga kita hidup baru dalam persekutuan dengan Tuhan Yesus Kristus dan Jemaat-Nya sebagai keluarga Allah. Makanlah!
Pelayanan anggur  perjamuan
                Anggur Anggur dalam cawan ini adalah lambang darah Tuhan Yesus Kristus. Terimalah dengan penuh percaya. Bagikanlah! (anggur dibagikan diiringi musik instrumet)
Bahwa darah Tuhan Yesus Kristus telah dikorbankan demi keselamatan kita, sehingga kita hidup baru dalam persekutuan dengan Tuhan Yesus Kristus dan Jemaat-Nya sebagai keluarga Allah. Minumlah!

Ucapan syukur
-       Membaca Ayat Alkitab
-       Menyanyi “Sejenak Aku Menoleh” PKJ 244:1-2
(persembahan syukur atas pelayanan Perjamuan Kudus)
Sejenak aku menoleh pada jalan yang t’lah kutempuh.
Kasih Tuhan kuperoleh,membuatku tertegun.
Jalan itu penuh liku, kadang-kadang tanpa t’rang.
Tapi Tuhan membimbingku hingga aku tercengang.
Kasih Tuhan membimbingku dan hatiku pun tenang.
                                Bukan kar’na aku baik dipegangNya tanganku erat.
             Bukan pula orang laik, hingga aku didekap.
             O, betapa aku heran, dilimpahkan yang terbaik.
             Dengan apa kunyatakan kasih Tuhan yang ajaib?
             Kulakukan, kusebarkan kasih Tuhan yang ajaib.
                Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus.
Marilah kita bersyukur dan memuliakan Tuhan yang telah memperkenankan kita menerima sakramen perjamuan. Marilah masing- masing mengucap dalam hati demikian :
Pujilah Tuhan hai jiwaku, pujilah nama-Nya Yang Kudus, hai segenap batinku. Pujilah Tuhan hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya. Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu. Dia yang menebus hidupmu dari lubang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali. Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan penuh kasih setia. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selamanya Ia mendendam. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, tetapi setinggi langit di atas bumi demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat demikian dijauhkannya dari kita pelanggaran kita. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia yang juga menyerahkan anak-Nya sendiri bagi kita semua, tentu juga mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama dengan Anak-Nya itu. Oleh karena itu aku senantiasa akan memberitakan perbuatan-perbuatan Tuhan yang besar, sekarang ini sampai selama-lamanya. Amin.

Nyanyian: Give Thanks
*Give thanks with a grateful heart, Give thanks to the holy one
Give thanks because he’s given Jesus Christ, His son 
                       2x
And now let the weak say “I am strong” Let the poor say “I am rich”
Because of what the LORD has done for us
. 
And now let the weak say , “I am strong
Let the poor say “I am rich
”.
Because of what the Lord has done for us... Give thanks  ....  Back*

LITURGI PENUTUP
Nyanyian Mari Sebarkan Injil (PKJ 183)                                 Umat Berdiri
Mari sebarkan Injil ke seluruh dunia; mari kabarkan nama Yesus Mahamulia.
Besar kasihNya bagiku dan bagi kita semua, Dia mati bagi umat manusia.
Refrein:
Mari sebarkan, hai mari wartakan;
keselamatan oleh Tuhan tiada terperi, dan teruskan serta beritakan rahmat Ilahi dalam Yesus diberi.
Bukalah hatimu, mari terima Dia. Buanglah congkakmu dan tetaplah percaya.
Dekaplah Yesus Tuhanmu agar hidupmu berseri s’gala puji bagi Tuhan diberi
Pengutusan
PF    : Arahkanlah hatimu kepada dunia!
U      : Kami mengarahkan hati kepada dunia.
PF    :Muliakanlah Tuhan, Sang Pencipta manusia dan alam semesta.
U      :Kami akan menjaga kesatuan hidup manusia dan seluruh ciptaan - Nya.
PF    :Terpujilah Allah – Bapa, Anak dan Roh Kudus!
U      : Yang tidak pernah memisahkan kami dari kasih-Nya sekarang sampai selama- lamanya.
Berkat
P       : Tuhan memberkati dan memelihara kamu. Tuhan baik hati dan murah hati kepadamu. Tuhan mengasihi kamu dan memberi kamu damai.
U      : Menyanyikan “Amin”  KJ 2478a)
5   6  | 5   6 | 5  4| 3 . +
            A    min        A  -  min     A    -       min
Penutup
Menyanyi : ”Di badai topan dunia” KJ 440 :1,2       
Di badai topan dunia Tuhanlah perlindunganMu
kendati goncang semesta Tuhanlah perlindunganmu
Reff: Ya Yesus gunung batu di dunia 3x
                Ya Yesus gunung batu di dunia tempat berlindung yang teguh
Dan biar badai menyerang Tuhanlah perlindunganmu
    Pada-Nya kau tetap tentram Tuhanlah perlindunganmu. Reff

Saat Teduh Pribadi




Segenap Majelis dan Pengurus OIG
Mengucapkan:
Selamat Hari Minggu
Tuhan Yesus Memberkati

Rounded Rectangle: *Ekumene (bahasa Inggris: Ecumene, juga dieja œcumene atau oikoumene) berasal dari kata Yunani οἰκουμένη (oikouménē), yang berasal dari kata όικος yang berarti "rumah" dan μενήιν yang berarti "berdiam" atau "tinggal".
Pada abad ke-20, istilah “ekumene” dipakai dalam perujukan kepada Ekumenisme, yaitu upaya penyatuan atau kerjasama antara kelompok-kelompok yang berbeda di dalam Kekristenan. Dalam konteks ini, telah dianggap adanya (atau kelak akan terjadi) kesatuan umat yang percaya di antara golongan-golongan Kristen yang berbeda-beda. 
Pekerjaan ekumenisme berlangsung dalam bentuk negosiasi di antara komisi-komisi dari berbagai denominasi serta melalui pembicaraan sejumlah organisasi inter-denominasional seperti Dewan Gereja-gereja se-Dunia. Topik-topik relevan termasuk Baptisan, Ekaristi (Perjamuan Kudus) dan Pelayanan Kristiani. 
Perpecahan terjadi, namun segera mulai pula usaha-usaha untuk memulihkan kesatuan yang telah didoakan oleh kristus. Kesatuan itu di sebut okuimenis.
*Tata Ibadah yang digunakan ini  adalah model tata Ibadah Gereja Kristen Jawa, sebagai wujud semangat ekumene.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TATA IBADAH PERAYAAN NATAL IKATAN TORAJA TONGKONAN MALANG DAN GEREJA TORAJA

TONORAM KAMENOMBAN, MINGGU 26 MEI 2019