TATA IBADAH MINGGU 9 /12/18
TATA
IBADAH MINGGU adven ii
Jemaat surabaya cab.
keb. malang raya
Minggu, 9 Desember 2018
(Berdasarkan Model1, Stola Kuning)
BERHIMPUN MENGHADAP ALLAH
PL1 :Segala pujian dan hormat, kita angkat kepada Tuhan
Allah kita yang telah menghidangkan hidup di dalam Kristus, yang kita nikmati
dalam kasih dan keadilan-Nya. Saat ini, kita memasuki minggu Adven kedua, yang
mana kita dituntun menghayati penantian
perayaan Natal Yesus Kristus, Anak Allah yang telah lahir ke dalam dunia menyelamatkan
orang-orang berdosa. Kita juga berada dalam penantian kepastian akan janji
kedatangan Tuhan kembali dalam tuntunan tema “Tak Bercacat Menanti Kedatangan Kristus”.
Tuhan juga mengizinkan kita dalam anugerah-Nya, bersama PWGT yang berulang
tahun ke-52, dan PPGT ke-56. Tuhan telah menghantar kita semua melihat perbuatan-perbuatan-Nya yang
ajaib. Marilah kita masuk dalam rumah
Tuhan.
(Prosesi Majelis Gereja memasuki ruang Ibadah) (Berdiri)
-
PF menyalakan lilin Adven II,
dua lilin ungu, kemudian menerima Alkitab dari PPA.
Menyanyikan PKJ
13:1-3 “Kita Masuk RumahNya”
Kita masuk rumahNya, berkumpul menyembah kepadaNya.
Kita masuk rumahNya, berkumpul menyembah kepadaNya.
Kita masuk rumahNya, berkumpul menyembah kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.
Lupakanlah dirimu,
arahkan hatimu kepadaNya.
Lupakanlah
dirimu, arahkan hatimu kepadaNya.
Lupakanlah
dirimu, arahkan hatimu kepada Kristus, menyembah Kristus Tuhan.
Muliakan
namaNya dan angkat tanganmu kepadaNya.
Muliakan
namaNya dan angkat tanganmu kepadaNya.
Muliakan
namaNya dan angkat tanganmu kepada Kristus, menyembah Kristus Tuhan.
Votum
PF :Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan yang
menjadikan langit dan bumi.
6’
5 /
6’ 5 4 3
. KJ 478 a
J :
A - min, A - min, A - min.
Salam
PF :Selamat hidup hari ini!
Salam kepadamu dari semua orang Kudus, dan dari PWGT. Kasih karunia dan damai
sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
J :Dan menyertaimu juga.
Pengakuan Dosa dan Berita Anugerah (Duduk)
PF :Ya Allah yang Mahatahu, kami
mengakui Engkaulah Tuhan yang Mahakuasa, namun dalam kenyataannya seringkali
kami lupa untuk mempercayakan hidup kami ke dalam kuasa-Mu.
J :Ampunilah dan kasihanilah
kami
... Hening
...
PWGT/ PPGT: Kami rapuh dalam persoalan-persoalan
hidup kami, hingga melupakan kuasaMu dan lebih suka mengandalkan diri sendiri…..
J :Ampunilah dan kasihanilah
kami
... Hening
...
PF :Kami sering abai bahwa kami ada di hadapan-Mu dalam mengerjakan
kehidupan kami, bahkan mengeraskan hati dengan tidak melakukan perintah-Mu untuk
mengasihi sesama kami sebagai wujud kasih kami kepada-Mu
Menyanyi “Mati’
Kale-Mi O Puang” Mazmur Etnik
51:1
PF :
[ 3 j3j 5 |j6j j z5xxx x ck5kjz3kxxk2c/1|z2x.x|c20|2 jz2xj xj
c/1|jz2xj xj c3 j.5 |5.|5.]
Ma-ti’
ka-le - Mi O Puang
lem-pan tu sa -
la - ku.
Da’
Mi-su-a - le -
na’i Puang di - o mai o
- lo - Mi.
Semua:
[ 0 jz3xjxj2jc/1|z2x xx.x|c2j0j 2|j3j
2 j0j 3|j5j 3 j0j 5 |j6j 5 jz3xj cj2j
/1|d2.]
O Puang! Pa-gar- ri’, pagarri’, pa- gar -ri’-mo’ O
Puang.
O
Puang! Se-roi-mo’,seroimo’, se- ro - i mo’
O Puang.
PF :Kepada kamu sekalian yang
tunduk dalam penyesalan, berita anugerah dari Allah dinyatakan kembali: Sebab karena kasih karunia kamu
diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan
hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri (Efesus 2:8,9)
Menyanyikan KJ. 369b “Ya Yesus, ‘Ku Berjanji”
Ya
Yesus, ‘ku berjanji setia padaMu;
kupinta Kau selalu dekat, ya Tuhanku.
Di kancah pergumulan jalanku tak sesat,
kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat.
kupinta Kau selalu dekat, ya Tuhanku.
Di kancah pergumulan jalanku tak sesat,
kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat.
Petunjuk Hidup Baru
PF :Dengarkanlah Petunjuk Hidup
Baru: Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: “Bertobatlah
dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”(Lukas 3:3)
Bermazmur (Duduk)
PL1+J : Lukas 1: 68 – 79
"Terpujilah Tuhan, Allah
Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Ia
menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud,
hamba-Nya itu, seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut
nabi-nabi-Nya yang kudus, untuk
melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci
kita, untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat
akan perjanjian-Nya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada
Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita, supaya kita,
terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam
kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita. Dan engkau,
hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan
mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan
kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan
dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia
akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam
dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita
kepada jalan damai sejahtera."
Nyanyian Jemaat: Mz 138:1,3
Kini ‘ku
ingin bersyukur kepadaMu sebulat hati!
Di muka
para dewata Tak takutlah aku bernyanyi!
Sujud
kearah Bait Kudus Kupuji t’rus Kau yang mulia!
Yang Maha
tinggi namaMu Dan kasihMu kekal setia!
Bila
sengsara kutempuh, Roh hidupku Kaupertahankan
Kau
menangani lawanku dan hambaMu Kauselamatkan.
Di
tanganMu ‘ku amanlah selamanya Engkau seti-a!
Yang Kau
mulai di dunia genapilah dengan mulia!
PELAYANAN FIRMAN
Doa Pembacaan Alkitab
Pembacaan Alkitab
Lector 1 : Maleakhi 3: 1 - 3
Lector 2 : Filipi 1: 3 – 11
J Menyanyi:
“Haleluya” (Berdiri)
J1jj 1 | 3 3 0 j3j 3 | 5 5 0 j5j
5 | z6x x.x x5x
c4 | 3
.
.
+
Ha-le - lu – ya,
ha-le - lu-ya,
ha-le - lu -
ya!
PF : Lukas 3: 1 – 6
Menyanyi: ”Kurre Sumanga’”
(NJNE 78)
Khotbah: “TAK BERCACAT MENANTI
KEDATANGAN KRISTUS” (Duduk)
Saat Teduh
Doa Bapa Kami
RESPONS JEMAAT
Pengakuan Iman (Berdiri)
PF+J :Mengucapkan 12 Pengakuan Iman Rasuli
Menyanyi ”Segala benua” (KJ 281:3)
Sekalian bangsa sekali hendak berlutut di hadapan Yesus
kelak,
dan kita kiranya menyanyi serta malaikat di
sorga pujian sembah:
“Yesus, Yesus, Tuhan Kudus, dipuji kekal namaMu,
Penebus!”
Persembahan (Duduk)
PL :“Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku,
sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari
padaMulah segala-galanya dan dari tanganMu sendirilah persembahan yang kami
berikan kepada-Mu (I
Taw.29:14)
Menyanyikan PKJ
149: “Ucap Syukur pada Tuhan”
Ctr :Ucap syukur pada
Tuhan
karena kita dis’lamatkan olehNya
S :Reff :Senandungkan lagu baru,
senandungkan
lagu baru bagiNya.
LK :Nyanyikanlah
dengan riang
PR :kar’na
kasih setia Tuhan, nyanyilah. Reff
INSTRUMEN: Ayat 3 dinyanyikan setelah pundi akan selesai dijalankan
S :Muliakan nama
Tuhan,
kar’na kuasanya abadi, muliakan. Reff
Doa Syafaat
Warta Jemaat
PENGUTUSAN dan BERKAT
Nyanyian Jemaat: KJ 400: 1&2 “Kudaki Jalan
Mulia” (Berdiri)
MG :Kudaki jalan
mulia; tetap doaku inilah:
“Ke tempat tinggi dan teguh, Tuhan, mantapkan langkahku!”
S :Ref :Ya Tuhan, angkat diriku, lebih dekat kepadaMu;
Di tempat tinggi
dan teguh, Tuhan mantapkan langkahku!
S :Ku tidak mau
menetap; di dalam bimbang dan gelap
Rinduanku, tujuanku: tempat yang tinggi dan teguh. Ref
Pengutusan
PF :Pergilah: Kerjakanlah keselamatanmu di hadapan Tuhan dengan tidak
bercacat dan tetaplah teguh menantikan kedatangan Kristus!”
J :Di hadapan Allah, oleh
tuntunan kuasa Roh-Nya kami berjanji akan hidup menjadi kesukaan Tuhan.
Berkat
PF :Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari
kita dengan wajah-Nya.
J :Amin!
PL1: Nyanyian Syukur PKJ 180:1 “Kasih Tuhan Mengiringimu”
Kasih Tuhan
mengiringimu, dan sayapNya melindungimu.
Tangan Tuhan
pegang di dalam hidupmu;
majulah dalam
t’rang kasihNya.
Saat teduh pribadi
Selamat Hari Minggu Tuhan Yesus Memberkati
SELAMAT MEMAKNAI ADVEN II
MAKNA minggu
ADVEN
Kata Adven berasal dari bahasa Latin adventus yang artinya “kedatangan”.
Minggu-minggu adven merupakan masa persiapan untuk menghayati makna kedatangan
Kristus, sesuai dengan penantian Mesias oleh umat Israel yang terungkap dalam
Perjanjian Lama, juga sehubungan dengan kedatanganNya pada akhir zaman. Jadi,
dalam masa Adven, kita diberi kesempatan untuk masuk dalam pemaknaan ganda
terhadap penantian kedatangan Tuhan. Yang pertama adalah menyambut Natal untuk
mensyukuri dan memaknai kelahiran Yesus Krisus. Yang kedua adalah masa perenungan
dan pengharapan kedatangan Kristus pada akhir zaman.
Dalam Kalender Liturgi, Masa Adven merupakan
awal tahun gerejawi. Tentu hal ini tidak berarti bahwa Gereja memiliki kalender
sendiri, dan membedakan diri dengan Kalender yang umumnya dipakai di seluruh
dunia. Penggunaan Kalender Liturgi atau Kalender Gerejawi, dikaitkan dengan
pemaknaan peristiwa-peristiwa penting dalam perjalanan sejarah penyelamatan
dari Allah. Jadi Minggu Adven 1, yang jatuh pada awal Desember, disebut sebagai
awal Tahun Gerejawi, atau awal Kalender Liturgi, yang terdiri dari dua siklus
besar yaitu Siklus Natal, yang berlangsung hingga minggu Transfigurasi sebagai
penutupan Siklus Natal. Setelah itu diikuti siklus yang kedua yaitu Siklus
Paskah yang dimulai dari Rabu Abu sampai Pentakosta.
Untuk masa Adven, Gereja Toraja menggunakan
simbol Lingkaran Adven yaitu lingkaran karangan daun cemara yang hijau (atau Kambunni’), dengan taburan warna merah
dan empat lilin (tiga ungu dan satu merah muda). Lingkaran adalah simbol
keabadian Tuhan yang abadi, tanpa awal dan akhir. Lilin adalah simbol cahaya
Kristus, terang dunia. Lilin ungu adalah simbol
pertobatan, Lilin merah muda adalah simbol sukacita.
Lilin-lilin Adven itu dinyalakan setiap
minggu Adven. Adven I sebagai awal tahun Gerejawi, satu lilin ungu, Adven II
dua lilin ungu, Adven III dua ungu dan satu merah muda (simbol sukacita di
tengah pertobatan), Adven IV keempatnya dinyalakan dan pada malam Natal keempat
lilin tersebut diganti dengan lilin-lilin putih pertanda Adven telah selesai.
INFO :
1.
Tema Natal
Tahun ini:
YESUS KRISTUS HIKMAT BAGI KITA. (Bdk I Kor 1:30a)
2.
Rencana
Pengutusan Pengurus PPGT Periode 2018/2019
16 Desember 2018
Diharapkan segenap pengurus yang terpilih mempersiapkan diri dalam
Pengutusan ini.
3.
Perayaan Natal
Tongkonan dan Gereja Toraja rencanaya akan dilaksanakan tanggal,
12 Januari 2019
4.
.
![]() |

Komentar
Posting Komentar