TATA IBADA MINGGU, 6 JANUARI 2019


GEREJA TORAJA
(Anggota PGI)
KLASIS PULAU JAWA
BADAN PEKERJA MAJELIS JEMAAT SURABAYA
CABANG KEBAKTIAN MALANG RAYA
Sekertaris: Pnt. Irianto S. Hp: 0812 3444 6418, Email:getormalang@gmail.com








 


TATA IBADAH
MINGGU EPIFANI


GERJATOR

















(Berdasarkan Model 1, Stola Kuning)
Minggu, 6 Januari 2018
GPIB Getsemani

 PF: ......................
BERHIMPUN MENGHADAP ALLAH

Persiapan :. . . . .
PL1    :Tanggal 6 Januari setiap tahun adalah perayaan Epifani. Epifani adalah peringatan peristiwa penampakan Yesus ke dalam dunia, yang ditandai oleh perjumpaan-Nya dengan orang-orang Majus, dan juga terkait dengan baptisan Yesus.
        Dalam peziarahannya, para majus telah menyusuri sebuah rute perjalanan yang jauh, menempuh berbagai rintangan dan hambatan bahkan mengorbankan banyak hal untuk perjalanan itu sendiri. Segala upaya telah ditempuh para majus dalam perjalanannya adalah upaya batin; mereka tidak mencari kehebatan, kekuasaan atau kekayaan, melainkan ”datang untuk menyembah Dia”.             Kisah para majus adalah simbol dari setiap orang yang memiliki kerinduan mencari dan kesediaan berkorban menemukan dan menyembah Tuhan dalam hidupnya. Kisah para majus adalah kisah yang patut dihayati oleh semua orang yang rindu menyembah Tuhan dalam hidup mereka, menyembah Dia Sang Terang segala bangsa. 
Prosesi (PF dan Majelis Memasuki ruangan Ibadah)    (Berdiri)
Menyanyi  Ucap Syukur Pada Tuhan (PKJ 149:1-3)
Cantor   :Ucap syukur pada Tuhan
kar’na kita dis’lamatkan olehNya.
Semua  :Senandungkan lagu baru,
senandungkan lagu baru bagiNya.
Laki2    :Nyanyikanlah dengan riang
kar’na kasih setia Tuhan, nyanyilah.
Semua  :Senandungkan lagu baru,
senandungkan lagu baru bagiNya.
Perm     :Muliakan nama Tuhan
kar’na kuasaNya abadi, muliakan.
Semua  Senandungkan lagu baru,
senandungkan lagu baru bagiNya.
Votum
PF   :Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.
         6’     5   /    6’       5        4      3     .      KJ 478 a
J    :  A - min,      A -    min,      A - min.
Salam
PF   :Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
J     :Dan menyertaimu juga
Pengakuan Dosa  dan Berita Anugerah                        (Duduk)
PF   :Marilah dengan rendah hati kita datang kehadirat Tuhan  yang penuh kasih mengaku dosa kita dan memohon ampunanNya.   
Tuhan kami berlumuran dosa(PKJ 43)
Tuhan, kami berlumuran dosa.
Tuhan, sudilah ampuni kami.
PF   :Kepada kamu sekalian yang tunduk dalam penyesalan, inilah berita anugerah dari Allah: Aku telah menghapus dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertutup. Kembalilah kepadaku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22)
Petunjuk Hidup Baru                                                             
PF   :Dengarkanlah Petunjuk Hidup Baru: “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.(Yesaya 60:1)
Bermazmur
PL+J : Mazmur 72:1-14
Dari Salomo. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu, kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan, dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum! Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran! Kiranya ia memberi keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu, menolong orang-orang miskin, tetapi meremukkan pemeras-pemeras! Kiranya lanjut umurnya selama ada matahari, dan selama ada bulan, turun-temurun! Kiranya ia seperti hujan yang turun ke atas padang rumput, seperti dirus hujan yang menggenangi bumi! Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi! Kiranya penghuni padang belantara berlutut di depannya, dan musuh-musuhnya menjilat debu; kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan; kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti! Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya! Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin. Ia akan menebus nyawa mereka dari penindasan dan kekerasan, darah mereka mahal di matanya.

PELAYANAN FIRMAN

Doa Pembacaan Alkitab
Pembacaan Alkitab
Lector 1:  Yesaya 60:1-6
Lector 2:        Efesus 3:1-13
Menyanyikan: “Haleluya” (KJ. 473a)  (Berdiri)
     5     5   /  6     5      1      1  /  2     1      4    4  /   3    2   1   2  /  1   .   //
      Ha-le -   lu - ya,      Ha-  le - lu- ya,      Ha -le -   lu       -       -    ya!
PF          : Injil Matius 2:1-12         
Menyanyikan:  Kurre sumanga’ Puang
Khotbah : “Terang segala bangsa” (Duduk)
Saat Teduh
Doa Bapa Kami
RESPONS JEMAAT

Pengakuan Iman                                                        (Berdiri)
PF+J  :Mengucapkan  Pengakuan Iman Rasuli
Menyanyi  Segala benua dan langit penuh(KJ 281:1-3‘)
Segala benua dan langit penuh
dengan bunyi Nama yang sangat merdu,
penghiburan orang berhati penat,
pegharapan orang yang sudah sesat.
Nama itu suci kudus. Siapa belum mengenal Penebus?
Sesungguhnya Yesus yang layak benar
dib’ri Nama itu, kudus dan besar,
yang oleh sengsara kematianNya
memb’ri keampunan dan damai baka.
Nama itu suci kudus. Siapa belum mengenal Penebus?

Persembahan                                                             (Duduk)
PL2 :Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu (Yesaya 60:5)
Menyanyi  Bukan Kar’na Upahmu” (PKJ 265:1,2)
Bukan kar’na upahmu dan bukan kar’na kebajikan hidupmu,
bukan persembahanmu dan bukan pula hasil perjuanganmu:
Allah mengampuni kasalahan umatNya, oleh kar’na kemurahanNya;
melalui pengorbanan Putra TunggalNya ditebusNya dosa manusia.
Refrein:
Bersyukur, hai bersyukur, kemurahanNya pujilah!
Bersyukur, hai bersyukur selamanya!
INSTRUMEN: Ayat 2 dinyanyikan setelah pundi akan selesai dijalankan
Janganlah kau bermegah dan jangan pula meninggikan dirimu;
baiklah s’lalu merendah dan hidup dalam kemurahan kasihNya.
Keangkuhan tiada berkenan kpdNya, org sombong direndahkanNya
Yg lemah & hina dikasihiNya penuh, yg rendah ‘kan ditinggikanNya. 

Doa Syafaat

Warta Jemaat
PENGUTUSAN dan BERKAT

Nyanyian Jemaat: “Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan” (PKJ 14)
Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.
Kututurkan tak jemu kasih setiaMu, Tuhan;
kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.

Pengutusan
PF   :Pergilah: hiduplah dalam terang sebab Kristus Yesus Sang Terang segala bangsa telah datang kedalam dunia dan terimalah berkatNya:   


Berkat
Pdt :Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
J     :Amin  
PL1 :Nyanyian Syukur : “Serikat Persaudaraan” (KJ 249:1,2)
Serikat persaudaraan, berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah, dikuatkan iman,
Berdamai, bersajahtera, dengan pengasihan.
Serikatmu tetap teguh diatas Alasan,
yaitu satu Tuhanmu, dan satulah iman,
dan satu juga baptisan dan Bapa satulah,
yang olehmu sekalian dipuji, disembah.

Saat teduh pribadi


Selamat Hari Minggu Tuhan Yesus Memberkati

















Makna Epifani


Epifani berasal dari bahasa Yunani yang artinya “manifestasi” atau “penampakan jelas”. Dalam tradisi, Epifani dirayakan pada tanggal 6 Januari, atau minggu yang terdekat dengan tanggal 6 Januari. Baik Gereja Timur maupun Barat memiliki pemahaman mengenai Epifani pada umumnya sama, tetapi kemudian mereka berbeda penghayatan. Dalam ritus Barat, Epifani adalah dalam rangka memperingati kedatangan orang Majus dari Timur (Tiga Raja), yang menunjukkan manifestasi bayi Yesus terhadap orang Yahudi atau di luar bangsa Yahudi (berarti seluruh dunia), sebagai Anak Allah.

Sedangkan ritus Timur, Epifani adalah untuk memperingati pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, untuk menunjukkan manifestasi Yesus dalam memulai pelayanan-Nya sebagai Anak Allah  dengan mengubah air menjadi anggur. Tanggal 6 Januari juga sebagai puncak perayaan Natal bagi Gereja Timur. Tetapi entah tradisi Timur atau Barat yang memulainya, yang jelas 6 Januari sudah masuk dalam kalender gerejawi sebagai Hari Epifani dalam rangka mengakhiri masa Natal (25 Desember sampai 5 Januari).

Gereja Toraja tidak berkiblat pada salah satu ritus yang merujuk peristiwa yang berbeda dalam kisah Yesus, tetapi memberi penekanan pada makna yang menjembatani keduanya. Pemaknaan itu memberi penekanan pada penyataan diri Yesus di dunia, baik melalui bintang di timur yang menjadi pandu orang Majus, peristiwa baptisan, maupun mujizat pertama, air jadi anggur. Yang jelas, Epifani membuka suatu kenyataan bahwa kristus datang bukan hanya untuk sekelompok orang (misalnya orang Yahudi pada masa itu), melainkan bagi seluruh dunia.

Oleh karena itu Majelis Gereja dapat menentukan 6 Januari untuk melaksanakan Baptisan Kudus sebagai hari ber-anamnesis (mengenang) dan ber-mimesis (meniru/mengalami) dengan Baptisan Yesus. Jika karena keadaan tertentu sehingga Epifania tidak bisa dilaksanakan tepat pada tanggal 6 Januari, pelaksanaannya dapat dipindahkan ke hari Minggu setelah tanggal 6 Januari.









I N F O :


1.     Mulai hari ini, Minggu Tgl, 6 Januari Ibadah Gereja Toraja. Bertempat di GPIB Getsemani
2.    Perayaan Natal Tongkonan dan Gereja Toraja rencanaya akan dilaksanakan tanggal, 12 Januari 2019, Tempat: DODIKJUR
3.    ....



 


Segenap Majelis dan Pengurus OIG
Mengucapkan:
Selamat Hari Natal
& Selamat  Tahun  baru  2019

Tuhan Yesus Memberkati



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TATA IBADAH PERAYAAN NATAL IKATAN TORAJA TONGKONAN MALANG DAN GEREJA TORAJA

TONORAM KAMENOMBAN, MINGGU 26 MEI 2019