TATA IBADAH 19 APRIL 2019
(Anggota
PGI)
KLASIS PULAU JAWA
BADAN PEKERJA MAJELIS JEMAAT SURABAYA
CABANG KEBAKTIAN MALANG RAYA
Sekertaris: Pnt. Irianto S.
Hp: 0812 3444 6418, Email:getormalang@gmail.com
TATA IBADAH
JUMAT AGUNG
![]() |



Jumat
19 April 2019
Stola Merah
(Liturgi Perjamuan
Kudus)

BERHIMPUN MENGHADAP ALLAH
PL :Jemaat yang dikasihi Tuhan. Enam minggu berturut-turut,
kita menapaki jejak-jejak perjalanan derita yang dialami oleh Tuhan kita
Yesus Kristus, Sang-Juruslamat. Kita menjadi saksi: Tuduhan-tuduhan
kepada-Nya yang penuh kepalsuan dan omong kosong, penangkapan yang cacat
hukum, proses pengadilan yang semu dan pura-pura,
pemutarbalikkan kebenaran yang dilakukan oleh para tokoh agama dan para
pemimpin, dan sebagainya. Ahhhhhh........Dia sungguh sangat menderita !! Bahkan
sampai mati di atas kayu salib. Semuanya ini terjadi karena: Cinta kasih-Nya
kepada kita, kepada saudara dan saya.
…………………. hening – istrumen musik……………...…
PL :Hari ini, kita memperingati peristiwa Kematian
Tuhan kita Yesus Kristus. Ia telah mengerjakan dan menyelesaikan dengan
sempurna keselamatan untuk kita. Tidak ada jalan keselamatan lain, selain
melalui Dia, dan di dalam Dia.
PL+J: Membaca Mazmur 22:2–6.
Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku
berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku. Allahku, aku
berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan
pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang. Padahal Engkaulah Yang Kudus yang
bersemayam di atas puji-pujian orang Israel. Kepada-Mu nenek moyang
kami percaya; mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka. Kepada-Mu mereka
berseru-seru, dan mereka terluput; kepada-Mu mereka percaya, dan mereka tidak
mendapat malu.
Prosesi,
(MG Memasuki ruangan ibadah)
Menyanyi
“Memandang Salib Rajaku” (KJ 169:1-3)
(Berdiri
Memandang
salib Rajaku yang mati untuk dunia,
kurasa
hancur congkakku dan harta hilang harganya.
Tak boleh aku bermegah selain di dalam
salibMu;
kubuang nikmat dunia demi darahMu yang
kudus.
Berpadu
kasih dan sedih mengalir dari lukaMu;
mahkota duri
yang pedih menjadi keagunganMu.
Votum
PF :Pertolongan kita
adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
5 6’
5 6’ 5
4 3
. KJ 478 a
J : A - min, A - min, A -
min.
Salam
PF :Kasih
karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus
menyertai kamu.
J :Menyertaimu juga.
Titah
Perjamuan Kudus (Duduk)
PF :Seperti yang telah disampaikan pada minggu sebelumnya, perjamuan
kudus adalah suatu pelayanan yang Tuhan Yesus sendiri kehendaki untuk tetap
dilakukan sampai Ia datang kembali dalam kemuliaan kerajaan-Nya. Setiap kali
kita makan roti dan minum anggur dalam perjamuan kudus, kita memperingati
pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, yaitu mati untuk menebus dan membebaskan
kita dari kutuk dosa.
Menyanyi “Yesus Kawan Yang Sejati” (KJ 453:
1,3)
Yesus Kawan
yang sejati bagi kita yang lemah.
Tiap hal boleh
dibawa dalam doa padaNya.
O, betapa kita
susah dan percuma berlelah,
Bila kurag
pasrah diri dalam Doa padaNya.
Jika oleh pencobaan kacau-balau hidupmu,
jangan kau berputus asa; pada Tuhan berseru!
Yesus Kawan yang setia, tidak ada taraNya.
Ia tahu kelemahanmu; naikkan doa padaNya!
Perintah Mengasihi
PF :Aku
memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama
seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. (Yoh 13:34)
Menyanyikan: “Kasih Paling Agung” (PKJ 179:1,2)
1. Kasih paling
agung dari Tuhanku; Kini kusadari di dalam hatiku.
Yesus Mahakasih
dan Mahakudus, korbankan diriNya agar ‘ku ditebus.
Dia menaklukkan
maut & dosaku, Dia memberikan s’galanya untukku!
2. Ini kan kuingat
s’lama hidupku takkan kulupakan sepanjang umurku.
‘Kan
kuberitakan sekelilingku; dan ke ujung dunia sejauh kuatku.
Apapun terjadi
atas diriku tak kan kulepaskan kasihMu, Tuhanku.
Pengakuan Dosa dan Berita
Anugerah
L1 :Jumat
Agung di Golgota, dalam cemooh dan cibir. Yesus berjalan menapaki perbukitan
Golgota. Dengan sombongnya seorang tentara membawa tulisan : “Yesus, orang Nazaret, Raja orang
Yahudi.” Gelak tawa terdengar seolah sebagai respon atas Yesus yang terluka.
Bayang-bayang pengkhianatan seakan-akan menari-nari di mata Yesus: Yudas,
Simon, dan entah siapa lagi. Ketika paku tajam menghunjam tangan dan kaki-Nya.
Dalam erang pedih dan duka. Ia berkata :
L2 :Ya, Bapa, ampunilah mereka,
sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.
J :Jumat Agung disini, ya
Tuhan, kami merindukan sabdaMu. untuk memberi pengampunan bagi kami. Bukan
karena kami tidak tahu apa yang kami lakukan tetapi justru karena kami sudah
tahu dan tetap melakukan dosa.
L1 :Jumat Agung di Golgota,
seorang penjahat mengolok-olok Yesus. Seakan ia yang paling baik, ia yang
paling benar. Namun, penjahat yang satu, justru menyadari keberdosaan dirinya
dan betapa bersih dan mulia-Nya Yesus. Ia berkata :
L2 :Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya pada hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di
dalam Firdaus.
J :Jumat
Agung disini, ya Tuhan, kami mengakui keberadaan kami, kami adalah para
penjahat. Kami telah melakukan berbagai tindakan kejahatan di mata-mu. Tuhan
mampukan kami menyadari dosa dan kelemahan kami.
L1 :Jumat Agung di Golgota,
dengan nafas tersengal, mata-Mu menerawang jauh. Kau lihat ibumu berdiri di
sudut dalam derai air mata cinta dan juga para murid-Mu. Dalam sekarat pun
Engkau masih mengingatkan dan menyatukan mereka dalam kasih, lalu berkata:
L2 :Ibu inilah anakmu dan inilah
ibumu.
J :Jumat Agung disini, ya
Tuhan, kami belajar dari teladan-Mu untuk mengasihi dan menghormati orang-orang
di sekitar kami. Seperti SabdaMu: jikalau seorang berkata “aku mengasihi Allah”
dan ia membenci saudaranya maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak
mengasihi saudaranya yang dilihatnya tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak
dilihatnya.
L1 :Jumat Agung di Golgota,
derita hampir mencapai puncak. Dalam keyakinan tiada tara akan rencana agung
Sang Bapa, Yesus menuntaskan karya penyelamatan dengan menyerahkan nyawa-Nya.
Ia berkata :
L2 :Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu
kuserahkan nyawa-Ku.
J :Jumat Agung disini, ya
Tuhan, kami menyadari bahwa engkau begitu baik pada kami. Kami ingin
melanjutkan karya kami dengan berserah penuh pada kuasa bimbingan-mu.
L1 :Jumat Agung di Golgota, salib
menjadi saksi, kesetiaan seorang hamba Tuhan, Yesus Kristus. Dengan senyum
kemenangan ia mengakhiri semuanya. Untuk kembali pada tahta-Nya yang
mulia. Ia berkata :
L2 :“Sudah selesai”.
J :Jumat Agung disini, ya
Tuhan, kami menyadari kemenangan ada dalam genggamanMu. Ajar kami untuk beriman
kepada engkau senantiasa.
Menyanyi: “Menjulang Nyata” (KJ
183 : 1, 2)
Menjulang
nyata atas bukit kala t’rang benderang salibMu, Tuhanku.
Dari
sinarnya yang menyala-nyala memancarkan kasih agung &restu.
Seluruh
umat insan menengadah , ke arah cahya kasih yang
mesra.
Bagai
pelaut yang karam merindukan, di ufuk timur pagi merekah.
PF :Dalam kemurahan
Tuhan, dengarlah berita anugerah: “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah
mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar –tetapi mungkin untuk
orang yang baik ada orang yang berani mati–. Akan tetapi Allah menunjukkan
kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita
masih berdosa”. (Roma 5:6-8)
Menyanyi: ”Ku Heran Jurus’lamatku” (KJ.
174b)
‘Ku heran ,
Jurus’lamatku bagiku tersalib
Tertumpah
darah Rajaku bagiku yang keji
Pada kayu
salib ‘ku melihat terang
dan beban
hidupku hilang lenyap;
mataku
celik karena iman dan aku bahagia tetap.
PF :Dalam kemurahan
Tuhan, dengarlah berita anugerah: “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah
mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar, tetapi mungkin untuk
orang yang baik ada orang yang berani mati. Akan tetapi Allah menunjukkan
kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita
masih berdosa”. (Roma 5:6-8)
Menyanyi: ”Ajaib Benar Anugerah” KJ
40 : 1.2
Ajaib
benar anugerah pembaru hidupku!
‘Ku
hilang, buta, bercela; olehnya ‘ku sembuh.
Ketika
insaf, ‘ku cemas, sekarang ‘ku lega!
Syukur,
bebanku t’lah lepas berkat anugerah!
Di
jurang yang penuh jerat terancam jiwaku;
anug’rah
kupegang erat dan aman pulangku.
Persembahan
PL :Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah
yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia. Orang
yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan
memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya (Mz 22:26-27)
Menyanyi ”Di Salib Yesus Di Kalvari” (KJ 34:1-4)
Di salib Yesus
di Kalvari kus’rahkan dosaku yang keji.
Oleh
darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Puji, puji
namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh
darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Kini bahagiaku penuh: Yesus berdiam di dalamku.
Sungguh ‘ku s’lamat, ‘ku ditebus! Puji namaNya!

Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!
INSTRUMEN:
Ayat 3 dinyanyikan setelah pundi selesai dijalankan
DarahNya
sumber hayat baka; aku dibasuh di dalamnya
dan t’rus
dijaga tak bercela. Puji namaNya!
Puji,
puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh
darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Doa Persembahan
Menyanyi ”Bila Topan K’ras Melanda Hidupmu” KJ. 439
Bila topan
k’ras melanda hidupmu, bila putus asa dan letih lesu,
berkat
Tuhan satu-satu hitunglah kau niscaya kagum olehkasihNya
Berkat
Tuhan, mari hitunglah, kau ‘kan kagum oleh kasih-Nya.
Berkat
Tuhan mari hitunglah kau niscaya kagum oleh kasihNya
PEMBERITAAN FIRMAN
Doa
Pembacaan Alkitab:
Pembacaan
Alkitab
Lector 1: Yesaya 52:13-15
Lector 2: Ibrani 4:14-5:10
J Menyanyi:
“Haleluya” (KJ. 473a)
jtj t | y t’j1j 1 | 2 1’ j4j 4 | jz3xj
xk2xk x1x c2 | 1.+
Hale- lu-ya, hale - lu -
ya, hale - lu - ya.
PF Yohanes 19: 28-30
J Menyanyi “Kurre
Sumanga’ Puang” (NJNE 78)
Khotbah : (Duduk)
“Kasih
Yang Tak Terperikan”
(Pa’kaboro’ tangdisandak maparri’na)
Saat
Teduh
PERJAMUAN KUDUS
Penjelasan
Roti dan Anggur
PF :Kita akan bersekutu dalam meja Perjamuan
Kudus. Roti dan anggur dalam Perjamuan Kudus hendaknya kita terima sebagai
tanda dan meterai dari kasih dan kesetiaan-Nya kepada kita. Roti dan anggur hendaknya kita terima sebagai
tanda dan meterai dari kasih dan kesetiaan-Nya kepada kita. Di dalam Perjamuan
Kudus ditegaskan kepada kita, bahwa Tuhan kita Yesus Kristus, melalui
pengorbanan-Nya yang sempurna, telah membebaskan kita dari sumber segala
kesusahan, yaitu dosa. Suatu Perjanjian Baru diadakan-Nya dengan kita, dan
Roh-Nya yang menghidupkan itu dikaruniakan-Nya kepada kita, supaya kita dapat
hidup dengan Dia dalam suatu persekutuan yang benar. Ia menghubungkan kita
seorang dengan yang lain dalam kasih yang benar yang patut dinampakkan dalam
hidup kita melalui perkataan dan perbuatan.
Doa
Perjamuan
PF :Ya Allah, Bapa kami di sorga. Engkau
mengundang kami datang ke meja Perjamuan-Mu. Lalu Engkau mempersilahkan kami melihat dan
merasakan betapa baik dan bersahabatnya Engkau. Kini kami datang sebagaimana
adanya. Engkau tahu, bahwa ada di antara kami yang tertekan oleh pelbagai
kekhawatiran. Ada juga yang masih terlibat dan terlilit di dalam dosa. Keadaan
ini semakin pahit ketika kami merasakan betapa banyaknya hal yang semestinya
kami lakukan tetapi tidak kami lakukan. Sebaliknya, ada juga di antara kami
yang penuh dengan sukacita dan syukur serta berlimpah kegembiraan dalam
hidupnya. Tolonglah kami Tuhan, kiranya dengan roti dan anggur yang terbagi,
beban dan kegembiraan kami akan terbagi pula. Kuatkanlah persekutuan dan
keyakinan kami lewat Perjamuan-Mu ini di atas kasih dan kebaikan-Mu. Demi nama
Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Nyanyian
Persiapan Perjamuan Kudus
(Pendeta Menuju Meja Perjamuan sambil jemaat menyanyi)
Menyanyi “Suara-Mu Ku Dengar” (KJ.
33 : 1, 2)
SuaraMu
kudengar memanggil diriku,
supaya ‘ku
di Golgota di basuh darahMu!
aku
datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam
darahMu kudus sucikan diriku.
Kendati
‘ku lemah, tenaga Kauberi;
Kau
hapus aib dosaku, hidupku pun bersih
Aku
datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam
darahMu kudus sucikan diriku.
Kau panggil diriku, supaya kukenal
Iman harapan yang teguh dan kasihMu kekal.
Aku datanglah, Tuhan, padaMu;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.
Pelaksanaan
Perjamuan Kudus
PF :Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Roti
dan anggur yang kita lihat ini hendaklah kita terima sebagai tanda dan meterai
dari pengorbanan dan persekutuan dengan Kristus. Supaya kita dipelihara dengan
roti sorgawi, yakni Yesus Kristus, janganlah hati kita melekat kepada roti dan
anggur yang kelihatan ini, melainkan dengan iman kita mengangkat hati kepada Yesus Kristus
Tuhan kita.
Jemputan/Ajakan
PF :Saudara-saudara, segala
perkara telah sedia. Tuhan Yesus bersabda “Marilah kepadaKu, semua yang yang
letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”
.... Proses Perjamuan Kudus
....
PF : (sambil memecah-mecahkan roti)
mengucapkan:
“Roti yang kita
pecah-pecahkan ini adalah persekutuan kita dengan tubuh Kristus. Tuhan Yesus
berkata: Inilah tubuh-Ku yang diserahkan karena kamu; perbuatlah ini menjadi
peringatan akan Aku”. Ambillah - makanlah.
*Roti dibagikan ke anggota jemaat yang mengikuti
PerjamuanKudus.
*Selanjutnya, pelayan mengangkat cawan, lalu
mengucapkan:
“Cawan minuman yang atasnya kita
ucapkan syukur ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah Kristus.
Tuhan Yesus bersabda: Inilah darah-Ku, darah perjanjian baru yang ditumpahkan
bagi banyak orang untuk pengampunan dosa”. Ambillah - minumlah.
*Sloki dibagikan kepada jemaat.
*Pembacaan nas Alkitab:
Menyanyi:
NKB 84 :1
Kub`rikan
bagimu tubuhKu, darahKu
Engkaupun Ku tebus, selamat
jiwamu
Bagimu Ku b`ri hidupKu, apakah
balasmu (2X)
*Masing-masing berdoa pribadi
*Pelayan kembali ke mimbar dan mengucapkan:
PF :Saudara-saudara
yang dikasihi Tuhan. Karena Tuhan
sudah menguatkan dan menyegarkan jiwa kita, marilah kita sekarang berkata dalam
hati seperti pemazmur memuji Nama Tuhan dan mengucapkan syukur kepada-Nya:
Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
Pujilah Tuhan hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang
menebus hidupmu dari lubang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih-setia
dan rahmat. Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu
menjadi baru seperti pada burung rajawali. TUHAN adalah penyayang dan pengasih,
panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak
untuk selama-lamanya Ia mendendam. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal
dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan
kita, tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya
atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian
dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. Seperti bapa sayang kepada
anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
(Mzm. 103: 1 – 5; Sebab itu mulutku dan hatiku akan memuji Tuhan dari sekarang
ini sampai selama-lamanya.
Doa :Ya Allah yang
Mahabaik. Terima kasih atas segala perkara yang baru saja kami alami. Engkau
mengundang kami dan kami telah datang di meja-Mu. Lewat perkara ini kami telah
dihubungkan satu dengan yang lain di dalam Kristus. Betapa indahnya hidup dalam
keyakinan, bahwa kami tidak sendiri di dalam perjalanan hidup kami. Engkau
beserta dengan kami. Mereka yang dekat dengan kami, dan yang dengannya kami
hidup bersama adalah bersama-sama dengan kami dalam perjalanan ini. Bahwa
ketika kami saling memperhatikan, sesungguhnya saat itulah kami mengalami
kedekatan-Mu. Tolonglah kami untuk membagi Persahabatan-Mu, menghadiahkan
senyum-Mu, serta menjaga teladan kesabaran-Mu di dalam hati kami. Amin
PENGUTUSAN dan BERKAT
Doa
Syafaat & Doa Bapa kami
Petunjuk
hidup baru (Berdiri)
PF :Kesudahan segala sesuatu
sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat
berdoa. Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain,
sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. (1 Petrus 4:7-8)
Menyanyi ”Pada Kaki Salib-Mu” (KJ
368:1-3)
Pada kaki
salibMu, Yesus, ‘ku berlindung;
Air hayat
Golgota pancaran yang agung.
SalibMu,
salibMu yang kumuliakan
Hingga
dalam sorga k’lak ada perhentian.
Pada
kaki salibMu kasihMu kut’rima;
Sinar
Bintang Fajar t’rang yang memb’ri cahaya.
SalibMu,
salibMu yang kumuliakan
Hingga
dalam sorga k’lak ada perhentian
Pengutusan
PF :Pergilah dan lakukanlah apa yang baik
dengan tekun dan setia. Kasih-Nya yang tak
terperikan telah memulihkan kita dan terimalah berkat-Nya.
Berkat
PF :Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau
dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajah-Nya
kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
.j 1 j2j 3 ) 5 3 2 j.j 1 ) 1 . ( (JNE
123)
J : A - min!
PL1 :Nyanyian Syukur: “Di
Salib Yesus di Kalvari” (KJ 34)
Di salib Yesus di Kalvari kus’rahkan dosa
yang keji.
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Kini bahagiaku
penuh: Yesus berdiam di dalamku.
Sungguh ‘ku
s’lamat, ‘ku ditebus! Puji namaNya!
Puji, puji
namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya
aku bersih! Puji namaNya!
DarahNya sumber hayat baka; aku dibasuh di
dalamnya
dan t’rus dijaga tak bercela. Puji namanya!
Puji, puji namaNya! Puji, puji namaNya!
Oleh darahNya aku bersih! Puji namaNya!
Saat Teduh Pribadi
SELAMAT
MEMAKNAI KEMATIAN KRISTUS
TUHAN
YESUS MEMBERKATI
1.
Pemilu serentak (Pileg – Pilpres) tahun
2019
2. Pengadaan Pastori Gereja Toraja Klasis
Pulau Jawa.
3. Pembangunan Gereja Tongkonan
Toraja
di Kupang (NTT).
4. Pengurusan Surat Izin pendirian Gereja Toraja di Semarang.
5. Pengadaan Tanah pembangunan Gereja
Cabang kebaktian Malang.
6.
Pembangunan Gereja Jemaat Sion Pontianak.
7.
Pembangunan Gereja Jemaat Sidoarjo.
8. Pengadaan Tanah pembangunan Tongkonan Toraya
Tangerang.
______________________________________________________
“Satu-satunya persiapan
terbaik untuk hari esok adalah
menggunakan hari ini
sebaik-baiknya”
GEREJA
TORAJA
(Anggota
PGI)
KLASIS
PULAU JAWA
BADAN
PEKERJA MAJELIS JEMAAT SURABAYA
CABANG
KEBAKTIAN MALANG RAYA
![]() |

Komentar
Posting Komentar